Net Sell Rp 1,04 Triliun, Asing Berbalik Lepas BMRI, BBRI, dan AKRA
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,04 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/2/2024), sebanyak 44,54 poin (0,61%) menjadi 7.295,10.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 329,80 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 310,72 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 134,73 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 124,22 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 82,61 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 392,77 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 86,46 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 40,32 miliar, PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) Rp 29,08 miliar, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencapai Rp 19,56 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor keuangan 0,94%, sektor konsumer non primer 0,54%, sektor industry 0,50%, sektor energi 0,18%, dan transportasi 0,54%.
Baca Juga
Bakal Ada Kementerian Baru di Kabinet Prabowo? Ini Jawaban Menko Airlangga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,53%, sektor teknologi 0,38%, sektor kesehatan 0,16%, dan sektor konsumer primer 0,12%.
Di tengah pelemahan indeks, tiga saham ini torehkan penguatan di awal transaksi, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 60 (11,88%) menjadi Rp 565, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat Rp 140 (11,57%) menjadi Rp 1.350, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik Rp 20 (11,36%) menjadi Rp 196, PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) menguat Rp 19 (10,67%) menjadi Rp 197, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menguat Rp 11 (10%) menjadi Rp 121.

