Cucu Usaha Telkom (TLKM) Mau IPO? Ini Sektor Bisnisnya
JAKARTA, investortrust.id – Cucu usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dikabarkan tengah bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Kabar ini dikonfirmasi oleh Direktur Utama PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) Pramasaleh H Utomo.
TelkomMetra merupakan anak usaha Telkom Indonesia. Prama pun menjelaskan, saat ini perusahaan menggunakan strategi opportunistic unlock.
“Kami akan grooming dahulu tetapi targetnya adalah IPO. Jadi kami punya empat fokus portofolio, AdMedika, Infomedia, Finnet, dan MdMedia semuanya punya target IPO, paling cepat di 2026,” jelas Prama kepada wartawan baru-baru ini.
Namun karena memegang prinsip oportunis, TelkomMetra tak menutup kemungkinan bila anak-anak usaha bisa melaksanakan IPO lebih cepat pada 2025. Hal ini dimungkinkan bila proses grooming selesai, terdapat investor strategis, dan kondisi pasar terlihat bagus.
Dari empat anak usaha yang menjadi fokus TelkomMetra, Prama menilai, sejauh ini AdMedika jadi anak usaha yang lebih siap IPO, meski perusahaan sadar bahwa industri layanan kesehatan sedang memasuki fase window closing.
Baca Juga
Laboratorium Uji Perangkat Telkom (TLKM) Ternyata Sumbang Pendapatan, Tahun Lalu Tumbuh 13%
Namun dia mengaku, pada 2022, banyak pihak menanyakan aksi korporasi untuk mendorong lini bisnis kesehatan yang Telkom punya. Ini terjadi saat sektor layanan kesehatan menjadi primadona pada masa pandemi.
“Tetapi mungkin itu salah satu kandidat yang akan pertama melantai, kalau jadi, AdMedika salah satunya,” sambung Prama.
Sebelumnya, Prama mengaku bahwa tahun lalu perusahaan sudah melakukan pengujian pasar (market test) untuk IPO Finnet sebagai teknologi finansial (tekfin) tertua di Indonesia. Entitas ini juga memiliki pemasukan positif, yang jarang dipunyai tekfin lain.
“Tetapi kan kami perlu juga yang dari build process switching-nya tadi, kami juga perlu dari online payment solution supaya ga langsing portofolionya. Kalau lebih balance akan lebih menarik lah buat para investor,” pungkasnya. (CR-10)
Baca Juga
PT Telkom (TLKM) Mau Transfer Aset Fiber Optik ke InfraCo, Berapa Nilainya?

