Tantangan Kian Berat, Waspadai Prospek saham United Tractors (UNTR)
JAKARTA, investortrust.id – Prospek kinerja keuangan dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) memasuki masa sulit menjelang tahun 2024. Hal ini dipicu harga komoditas yang cenderung turun dan segmen konstruksi diperkirakan melandai.
UOB Kay Hian Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Senin (20/11/2023), menyebutkan bahwa kondisi tersebut berpotensi menekan penjulan alat berat perseroan sebanyak 25% tahun ini.
Baca Juga
“Kami juga melihat bahwa jasa kontraktor penambangan batu bara akan berkontraksi tahun depan akibat penurunan harga batu bara di level di bawah harga sebelum pandemi,” analis UOB Kay Hian Sekuritas Stevanus Djuanda dalam riset terakhirnya.
Penjualan alat berat Komatsu diprediksi turun mencapai 25% menjadi sekitar 3.600- 4.000 unit tahun 2024. Angka tersebut jauh dibandingkan perkiraan volume penjualan Komatsu tahun ini berkisat 5.300-5.400 unit.
Sedangkan sentimen positif perseroan, terang dia, diharapkan datang dari proyeksi peningkatan volume produksi emas dari perkiraan sebanyak 175 ribu tahun ini menjadi 235 ribu oz pada 2024.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Suntik Modal Induk Usaha ACST Rp 200 Miliar
Kondisi tersebut diperkirakan memicu proyeksi penurunan laba bersih perseroan sebanyak 30,2% tahun depan. Proyeksi laba bersih perseroan dipangkas dari semula Rp 18,24 triliun menjadi Rp 13,55 triliun tahun 2024.
Hal ini mendorong UOB Kay Hian Sekuritas merevisi turun prospek dan target harga saham UNTR. Proyeksi saham UNTR direvisi menjadi sell dengan target harga menjadi Rp 2.000.

