Melesat 266%, Saham Hotel Sahid (SHID) Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara atau menyuspensi perdagangan saham PT Hotel Sahid Jaya Interantional Tbk (SHID) setelah melesat dalam bebera hari terakhir.
Berdasarkan data BEI, saham SHID telah melambung dari level penutupan akhir 2023 Rp 650 menjadi Rp 2.380 atau melompat 266,15%. Saham SHID telah melesat hingga auto reject atas (ARA) dalam enam hari berturut-turut.
Baca Juga
Harga CPO Bisa Menguat, Saham Lonsum (LSIP) Tetap Pilihan Teratas
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A mengatakan, BEI menghentikan sementera perdagangan saham SHID dalam rangka cooling down setelah terjadi kenaikan harga kumulatif yang signifikan.
“Penghentian saham SHID berlaku mulai hari ini di pasar regular dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang investasinya di saham SHID,” tulisnya dalam penjelasan resmi tersebut.
Baca Juga
Cek Rekening! Hari Ini Adaro Energy (ADRO) Bayar Dividen Rp 6,17 Triliun
Terkait kinerja keuangan hingga kuartal III-2023, perseroan membukukan peningkatan pendapatan dari Rp 53,55 miliar menjadi Rp 85,34 miliar. Laba kotor meningkat dari Rp 33,69 miliar menjadi Rp 53,59 miliar.
Perbaikan tersebut membuat total rugi usaha perseroan berkurang menjadi Rp 5,51 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 27,55 miliar. Rugi periode berjalan juga turun dari semula Rp 35,27 miliar menjadi Rp 15,80 miliar.

