Usai SMMT, Grup Rajawali Rancang Lepas Saham Fortune Indonesia (FORU)
JAKARTA, investortrust.id – IMR Asia Holding Pte Ltd menyatakan ketertarikan untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dari PT Karya Citra Permai. Rencana tersebut ditengarai sebagai pemicu utama lompatan harga saham FORU dalam beberapa pekan terakhir.
“Perseroan telah menerima pemberitahuan tertulis dari IMR Asia Holdings sehubungan dengan negosiasi yang sedang berlangsung terkai rencana pengambilalihan saham perseroan yang dimiliki Karya Citra Permai,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI),
Baca Juga
PT Karya Citra Prima merupakan pengendali dengan kepemilikan 89,25% saham FORU. Karya Prima merupakan perusahaan yang dikendalikan grup Rajawali, yaitu perusahaan yang dibangun Peter Sondakh. Namun demikian belum disebutkan jumlah saham dan harga akuisisi, karena masih tahap negosiasi.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham FORU telah melesat dari level penutupan akhir 2023 Rp 135 menjadi Rp 560 hingga perdagangan saham hari ini atau telah melesat 318,81% sepanjang year to date (ytd).
Baca Juga
Akuisisi 58,65% Saham Tuntas, Golden Eagle (SMMT) Kini Dikendalikan Geo Energy
Bahkan, BEI sempat menjatuhkan suspensi sebanyak dua kali terhadap saham FORU dipicu lompatan harga selama beberapa pekan terakhir hingga saham ini mendapatkan notasi khusus ‘X’. Meski demikian lompatan harga saham berlangsung.
Sebelumnya, Grup Rajawali telah sukses mendivestasi mayoritas sahamnya di PT Golden Eagle Energy Tbk(SMMT) dengan meraup dana senilai Rp 2,41 triliun. Rajawali melalui PT Mutiara Timur Pratama melego sebanyak 58,65% saham SMMT kepada PT Geo Energy Investama.

