Usai Pengumuman Bakal Diakuisisi, Saham Fortune (FORU) Terbang 448%
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) lagi-lagi melesat hingga ditutup auto reject atas (ARA) pada perdagagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/2/2024).
Lompatan harga saham perusahaan yang dikendalikan taipan Peter Sondakh ini terjadi setelah IMR Asia Holding Pte Ltd menyatakan telah memasukkan penawaran akuisisi perusahaan FORU.
Baca Juga
Usai SMMT, Grup Rajawali Rancang Lepas Saham Fortune Indonesia (FORU)
Hingga penutupan sesi I di BEI, saham FORU dibuka melesat Rp 65 (9,63%) menjadi Rp 740. Saham ini dibuka langsung melesat ke level Rp 740. Dengan harga tersebut, saham FORU telah melesat 448,14% sepanjang 2024 berjalan atau year to date (ytd) dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 135 menjadi Rp 740.
Manajemen FORU dalam pengumuman di BEI sebelumnya menyebutkan bahwa IMR Asia Holding Pte Ltd tertarik untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dari PT Karya Citra Permai. Rencana tersebut menjadi pemicu utama lompatan harga saham FORU dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga
IHSG Sesi I Lagi-lagi Terkoreksi, tapi Lima Saham Berikut Melesat
“Perseroan telah menerima pemberitahuan tertulis dari IMR Asia Holdings sehubungan dengan negosiasi yang sedang berlangsung terkai rencana pengambilalihan saham perseroan yang dimiliki Karya Citra Permai,” tulisnya.
PT Karya Citra Prima merupakan pengendali dengan kepemilikan 89,25% saham FORU. Karya Prima merupakan perusahaan yang dikendalikan grup Rajawali, yaitu perusahaan yang dibangun Peter Sondakh. Namun demikian belum disebutkan jumlah saham dan harga akuisisi, karena masih tahap negosiasi.

