IHSG Ditutup Anjlok 1,14%, Saham GLVA, TPIA, dan BREN Auto Reject Bawah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/1/2024), ditutup terejerembab sebanyak 83,38 poin (1,14%) ke level 7.200,20. Level tersebut berada di bawah penutupan akhir tahun 2023 sebesar 7.272,80.
Pelemahan dalam indeks sepanjang hari ini dipengaruhi atas anjloknya saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu. Sebagaimana diketahui saham-saham milik taipan kelahiran Kalimantan Barat menjadi penopang utama penguatan indeks tahun lalu.
Baca Juga
Tiga Sahamnya Anjlok, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap US$ 10,4 Miliar
Pelemahan tersebut dipengaruhi penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar turun 4,29%, sektor infrastruktur melemah 1,48%, sektor transportasi turun 1,64%, sektor energi turun 0,64%, dan saham sektor teknologi 0,33%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor consumer primer 1,23%, saham sektor keuangan 0,65%, sektor industry 0,20%, dan sektor properti 0,15%.
Sedangkan saham dengan penurunan paling dalam hingga ARB sepanjang hari ini, yaitu saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA) melemah 24,81% menjadi Rp 500, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 20% menjadi Rp 4.220, saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) anjlok 20% menjadi Rp 5.400.
Penurunan juga melanda saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 18,18% menjadi Rp 1.080 dan saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) turun 23,64% menjadi Rp 84.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi hingga 67,04 poin (0,91%) menjadi 7.283,58. Pemodal asing mempertahankan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 764,71 miliar di seluruh pasar
Net buy terbanyak melanda saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 303,39 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 165,40 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 91,01 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street ditutup melesat dengan penguatan tertinggi melanda indeks Nasdaq hingga 2,20%, indeks S&P500 melesat 1,41%, dan indeks Dow Jones melambung 0,58%.

