Pasca IPO, Manggung Polahraya (MANG) Bidik Proyek Infrastruktur IKN
JAKARTA, investortrust.id - Usai menggelar initial public pffering (IPO), manajemen PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) mengaku lebih optimis menggarap proyek infrastruktur. Perseroan bahkan tengah mengikuti tender untuk ikut menggarap proyek di Ibukota Negara (IKN) Nusantara.
“Saya optimis untuk bisa mengerjakan proyek-proyek, apalagi kita sudah tercatat di bursa. Stakeholder juga lebih trust kepada kami untuk permodalan, sehingga kami bisa lebih dipercaya lagi untuk mengerjakan proyek-proyek,” ungkap Direktur Utama MANG, Ni Ketut Mariani dalam saat seremoni pencatatan perdana saham MANG, di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (11/1/2024).
Untuk menopang rencana menggarap proyek, perseroan akan menggunakan 100% dana hasil emisi saham untuk kebutuhan modal kerja. Saat Perseroan sedang menangani 3 proyek, dengan total nilai kontrak mencapai Rp 66 miliar.
Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan proyek Green Kemilang di Lampung, Pembagunan Lapangan Tenis Padel Court tahap 1 di Kemang, Jakarta. Perusahaan juga menjadi subkontraktor untuk proyek preservasi jalan dan jembatan ruas Jalan Tegineneng di SP Tanjung Karang KM 10.
Baca Juga
Targetkan Laba Naik 15%, Manggung Polahraya (MANG) Ungkap Strategi Bisnisnya
Ni Ketut Mariani mengatakan, perseroan juga akan menangani sejumlah proyek infrastruktur sektor swasta.
“Kalau swasta dalam waktu dekat ini kami akan menandatangani kontrak untuk pembangunan hotel di Jogja dengan nilai kurang lebih Rp 60 miliar. Insya Allah minggu depan kita akan menandatangani kontrak,” ujarnya.
Ia menambahkan, MANG tengan bernegosiasi untuk menggarap proyek milik PT Bakrie Land Development Tbk di Lampung. “Mungkin di minggu depan juga kami akan menandatangani kontrak untuk pekerjaan beton kami,” paparnya.
Perseroan juga tengah menjajaki peluang menggarap proyek IKN Nusantara. Perseroan membidik peluang ini karena dinilai peluang prospektif dari sisi bisnis. Bahkan Perseroan sudah mengikuti tender untuk sejumlah proyek.
“Jadi kemungkinan di awal-awal tahun ini untuk IKN sudah banyak proses-proses tender ya karena kita kualifikasi kita menengah ya kita akan mengikuti tender yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan,” pungkasnya.
Baca Juga
Hari ini, Samcro Hyosung (ACRO) dan Manggung Polahraya (MANG) Listing Perdana, Pilih Mana?

