Sekar Laut (SKLT) Akan Stock Split dengan Rasio 1:10
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan makanan yang berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur, PT Sekar Laut Tbk (SKLT) mengumumkan rencana pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1: 10, atau 1 lembar saham dipecah menjadi 10 lembar saham.
Sebagai catatan, harga nominal saham sebelum dipecah sebesar Rp 500, dengan dipecah menjadi 10 maka harga nominal saham menjadi Rp 50. Jumlah saham pun akan bertambah menjadi 6.907.405.000, dari sebelum stock split sebanyak 690.740.500.
Direktur PT sekar Laut Tbk, John Gozal mengatakan, manajemen akan meminta restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang rencananya berlangsung 22 November 2023.
“Tujuan pelaksanaan Stock Split adalah untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia. Perseroan tidak menerbitkan efek bersifat ekuitas selain saham,” papar John dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Senin (16/10/2023).
Perseroan menyebut, dengan mengacu pada harga saham Perseroan di BEI per 13 Oktober 2023 sebesar Rp 4.400 per saham, maka setelah stock split harga saham Perseroan akan menjadi Rp 4.400.
John menyebut, Perseroan telajh mendapat persetujuan BEI untuk menggelar aksi korporasi ini pada 13 September 2023.
“Saat ini, perseroan belum memiliki agenda/aksi korporasi dalam jangka waktu 6 bulan setelah Stock Split. Direksi bertanggung jawab atas kebenaran informasi dalam keterbukaan informasi rencana Pemecahan Saham,” imbuhnya.
Adapun agenda pelaksaan stock split Perseroan yaitu:
Pengumuman Stock Split: 29 November 2023
Tanggal akhir perdagangan saham dengan nominal lama di: Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 04 Desember 2023
Tanggal mulai perdagangan saham dengan nominal baru di: Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 05 Desember 2023 Pasar Tunai: 06 Desember 2023.

