IHSG Masih Rawan Koreksi, Analis Rekomendasi Saham BMRI, AKRA, INDY, dan LSIP
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat tipis ke 6.939 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan dan belum mampu menembus MA20. Selama belum mampu break area resistance di 7.046, posisi IHSG akan rawan koreksi menembus area support di 6.900. Pada perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasi saham BMRI, AKRA, INDY, dan LSIP
Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana mengatakan support IHSG 6.900, 6.823 dan resistance 7.046, 7.080. "Untuk harga saham BMRI menguat 0,4% ke Rp 6.025 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 5.850, maka posisi BMRI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v], sehingga BMRI masih berpeluang melanjutkan penguatan,” katanya di Jakarta, Senin (02/10/2023).
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Lunasi Pokok Obligasi Senilai Rp3 Triliun
Ia merekomendasi BMRI buy on weakness di Rp 5.925-6.000, dengan target price Rp 6.150, Rp 6.375. Sedangkan stop loss di bawah Rp 5.850.
Rekomendasi Saham
Berikut adalah rincian rekomendasi sejumlah saham hari ini.
AKRA - Spec Buy
AKRA menguat 1,6% ke Rp 1.545 kemarin dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Posisi AKRA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c], sehingga penguatannya relatif terbatas.
Spec Buy: Rp 1.505-1.535.
Target price: Rp 1.590, 1.620.
Stop loss di bawah Rp 1.490.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Stagnan, Paling Murah Rp 574.500 per Gram
INDY - Buy on Weakness
INDY terkoreksi 0,5% ke Rp 2.200 kemarin disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi INDY diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, sehingga INDY masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 2.080-2.170.
Target price: Rp 2.380, Rp 2.560.
Stop loss di bawah Rp 2.000.
LSIP - Buy on Weakness
LSIP terkoreksi 1% ke 1,015 kemarin disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi LSIP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 3, sehingga LSIP akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 995-1.010.
Target price: Rp 1.050, 1.090.
Stop loss di bawah Rp 980.
(Disclaimer on)

