Pendapatan Naik, Laba Bersih Nusantara Sawit Mas (NSSS) Justru Anjlok 66%
JAKARTA, investortrust.id – Emiten perkebunan sawit, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) melaporkan kinerja kuartal III-2023 dengan membukukan pendapatan Rp 892,02 miliar, meningkat 3,2% year on year (yoy) dibanding periode yang sama tahun 2022 Rp 864,31 miliar.
Kenaikan penjualan diikuti oleh melonjaknya beban pokok penjualan sebesar 37,94% dari Rp 519,08 miliar menjadi Rp 716,05 miliar di Kuartal III-2023.
Dipantau dari laporan keuangan per kuartal III-2023, Perseroan tercatat membukukan laba kotor Rp 175,54 miliar turun dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 345,29 miliar.
Baca Juga
MPX Logistics (MPXL) Raih 2 Kontrak Penting untuk Pabrik SMCB
Perseroan juga mencatat peningkatan pos beban penjualan, beban umum dan administrasi, beban operasi lainnya, sementara pendapatan operasi lainnya meningkat secara year on year, alhasil Perseroan mengantongi laba usaha Rp 117,58 miliar, turun sebesar 17,58% yoy dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 255,85 miliar.
Posisi EBITDA perseroan juga tercatat turun dalam sebesar 90% dari Rp 104 miliar per Kuartal III-2022 menjadi Rp 7,77 miliar. Sementara laba periode berjalan tercatat anjlok 66% menjadi Rp 34 miliar, padahal periode yang sama tahun sebelumnya masih membukukan laba bersih Rp 64,59 miliar.
Baca Juga
Sebelumnya, Manajemen NSSS membidik target laba bersih Rp 100 miliar di sepanjang tahun 2023, sedangkan pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1,4 triliun. Namun dengan pencapaian kinerja kuartal III-2023 tampaknya Perseroan kesulitan meraih target.
Untuk mengejar target yang ditetapkan awal tahun 2023, emiten yang go public pada Maret 2023 tersebut berencana menambah lahan perkebunan seluas 3.000 hektare dari laus lahan yang dimiliki saat itu seluas 26.000 hektare.
Lokasi lahan yang dikembangkan berada di Kapuas dan Gunung Mas Kalimantan Tengah masing-masing 1.000 ha di Kapuas dan 2.000 ha di Gunung Mas.

