Smartfren (FREN) Lego Aset Data Center Rp 544 Miliar, Ternyata Ini Pembelinya
JAKARTA, investortrust.id – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan anak usaha yang dimiliki secara langsung yakni, PT Smart Telecom melepas sejumlah aset properti dan infrastruktur yang terkait layanan data center kepada PT SMPlus Sentra Data Persada.
Nama terakhir merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Diketahui, DSSA merupakan salah satu pemegang saham FREN dengan kepemilikan langsung sebesar 6,70%. Sehingga jual-beli aset tersebut tergolong sebagai transaksi afiliasi.
Baca Juga
Terkait Kabar XL (EXCL) Jajaki Akuisisi FREN, Seberapa Urgen?
Direksi PT Smartfren Telecom Tbk menyampaikan, transaksi jual-beli aset tersebut bernilai Rp 544,21 miliar dengan objek transaksi berupa tanah dan/atau bangunan yang dimiliki FREN dan Smart Telecom yang berlokasi di Tangerang,Bogor, Cirebon, Semarang, Solo, Jember, Malang, Jambi,Padang, Aceh, Batam, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.
Adapun perjanjian jual-beli ini telah ditandatangani oleh para pihak terkait pada tanggal 19 Desember 2023.
Terkait latar belakang pelepasan aset tersebut, Manajemen FREN menyebut, aset-aset yang dilepas dinggap belum optimal pemanfaatannya, sementara Perseroan membutuhkan pendanaan untuk pengembangan layanan ditengah ketatnya persaingan jasa telekomunikasi.
Baca Juga
Lepas 9,09% Saham FREN, Dian Swastatika (DSSA) Raup Dana Rp 2,4 Triliun
‘’Perseroan perlu untuk memiliki fokus strategi pada kegiatan usaha utamanya yaitu sebagai penyelenggara jasa telekomunikasi,’’ tulis Direksi FREN.
Di sisi lain pengelolaan properti dan infrastruktur untuk pengembangan bisnis data center bukan merupakan bagian dari bisnis inti Perseroan.
‘’Oleh sebab itu, Perseroan dan Smartel mengalihkan properti yang dimiliki beserta infrastrukturnya kepada SMPlus yang akan berfokus untuk menjadikan bisnis data center tersebut sebagai kegiatan bisnis utama, sehingga diharapkan dapat menghasilkan efisiensi yang lebih baik dan mengambil peluang bisnis ini untuk mengembangkan layanan pusat data yang handal di Indonesia,’’ ulas Manajemen FREN.

