Harga Anjlok 38,81%, BEI Gembok Saham Telefast Indonesia (TFAS)
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) di pasar reguler dan tunai sejak hari ini Senin, (5/9/2023).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS).
‘’BEI memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham TFAS dalam rangka cooling down,’’ papar Aji dalam pengumuman resminya.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun, Sodorkan Bunga 7%-8%
Lebih lanjut dikatakan, penghentian sementara perdagangan saham TFAS, bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS).
‘’Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,’’ paparnya.
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Menang di Pengadilan Niaga, Restrukturisasi Utang Jalan Terus
Pada penutupan 30 Agustus 2023 lalu, saham TFAS tercatat bertengger di level Rp 1.340 per lembar, sedangkan sebelum suspensi 4 September 2023 kemarin, saham ini berada di harga Rp 820 atau merosot 38,81% hanya dalam tempo 5 hari.
Sepanjang semester I-2023, laba bersih TFAS tercatat turun sebesar 92,8% menjadi Rp 1,05 miliar. Di lain sisi Perseroan mencatat pendapatan neto Rp403,5 miliar di enam bulan pertama 2022.
Penjualan ini meningkat 31,08% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp307,8 miliar.

