Pekan Ini, Saham ERTX dan MCAS “Boncos” Dalam
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) dan PT M Cash Integrasi (MCAS) menjadi saham dengan penurunan paling dalam sepekan. Pergerakan tersebut berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencetak kanaikan 1,41% ke level tertinggi baru sepanjang 2023 berjalan menjadi 7.159,59.
Berdasarkan data BEI, saham ERTX turun mencapai 40,49% dari level Rp 410 menjadi Rp 244. Sedangkan saham MCAS merosot sebanyak 39,82% dari Rp 5.700 menjadi Rp 4.340.
Baca Juga
Saham lain dengan penurunan paling dalam adalah PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) turun 37,78% dari Rp 45 menjadi Rp 28, PT Citatah Tbk (CTTH) melemah sebanyak 36,59% dari Rp 41 menjadi Rp 26, dan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) terkoreksi 36,59% dari Rp 41 menjadi Rp 26.
Selain itu, data BEI periode 4-8 Desember mengungkap bahwa pemodal asing mencatatkan pembelian saham Rp 23,27 triliun. Sedangkan total saham yang dijual mencapai Rp 24,33 triliun, sehingga posisi pemodal asing masih net sell Rp 1,07 triliun.
Terkait penguatan IHSG pekan ini, berdasarkan data BEI, Penguatan tersebut didukung lompatan dua sektor saham, yaitu saham sektor material dasar sebanyak 10,68% dan saham sektor infrastruktur mencapai 8,55%.
Baca Juga
10 Saham Tercuan Pekan Ini, Ada GZCO dan Dua Saham Emiten Prajogo
Penyumbang lainnya datang dari saham sektor energi sekitar 1,52% dan saham sektor kesehatan menguat 1,15%. Sebaliknya saham sektor properti, sektor keuangan, dan sektor konsumer primer menjadi pemberat utama indeks periode 4-8 Desember 2023.
Adapun saham dengan tingkat cuan paling tinggi dicatatkan PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) dengan kenaikan 72,41% dari Rp 1.015 menjadi Rp 1.750. Penguatan harga juga melanda saham yang berhubungan dengan Prajogo Pangestu, yaitu saham PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 68,67% dari Rp 4.150-7.000. Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melesat 61,51% dari Rp 2.910 menjadi Rp 4.700.

