Lunasi Utang, Bintang Samudera (BSML) Rights Issue 14% Saham
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) berencana menerbitkan saham baru dengan hak memessan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 400 juta saham atau setara dengan 14% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana tersebut bertujuan untuk melunasi sebagian utang.
Corporate Secretary Bintang Samudera Pramayari mengatakan, perseroan akan memperkuat struktur permodalan perseroan, karena dana perolehan akan digunakan untuk membayar sebagian besar atau melunasi kewajiban kepada kreditur.
Baca Juga
“Dengan aksi tersebut kemampuan permodalan perseroan naik hingga bisa meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi beban keuangan perseroan. Dengan tercapainya efisiensi beban keuangan, perseroan akan memiliki kemampuan untuk melakukan investasi aset produktif untuk meningkatkan kapasitas layanan yang akan mendukung kinerja dan daya saing perseroan,” terangnya dalam pengumuman resmi di Jakarta,
Perseroan menyebutkan total utang hingga 31 Mei 2023 mencapai Rp 148,82 miliar. Utang tersebut terdiri atas jangka pendek Rp 46,89 miliar dan sisanya utang jangka panjang senilai Rp 101,92 miliar.
Baca Juga
Harga Beras Global Melambung, Tertinggi dalam 15 Tahun. Ini Kata FAO
Perseroan berharap mendapatkan pernyataan efektif untuk menggelar HMETD tersebut pada 26 Oktober 2023, sehingga pencatatan saham bari di BEI diharapkan mulai November tahun ini.
Berdasarkan data PT Goldfive Invesment Capital bertindak selaku pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 46,62%. Sedangkan sisanya atas nama probadi dan masyarakat publik mencapai 27,38% saham.
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham kemarin, saham BSML ditutup di level Rp 195.

