Hingga September, Laba XL Axiata (EXCL) Capai Rp 1,01 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan peningkatan laba yang diatribuskan kepada pemilik entitas induk sebanyak 3% dari Rp 981,20 miliar menjadi Rp 1,01 triliun hingga September 2023.
Manajemen EXCL dalam publikasi laporan keuangan, Rabu (22/11/2023) menyebutkan kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perseroan dari Rp 21,59 tirliun hingga September 2022 menjadi Rp 23,86 triliun sampai September 2023.
Baca Juga
Perseroan juga mencatatkan kenaikan biaya keuangan dari Rp 1,88 triliun menjadi Rp 2,17 triliun. Mencatatkan keuntungan selisih kurs Rp 6,04 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi senilai Rp 450 juta.
Perseroan juga mencatatkan penurunan total aset dari Rp 87,27 triliun menjadi Rp 86,09 triliun. Sedangkan liabilitas jangka pendek turun dari Rp 26,35 triliun menjadi Rp 21,78 tirliun. Sebaliknya liabilitas jangka panjang naik dari Rp 35,15 triliun menjadi Rp 38.10 triliun.
Sebelumnya, sempat berhembus kabar PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan merger dengan EXCL. Bahkan, Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys mengatakan, FREN dan EXCL telah bersepakat untuk merger. Namun manajemen belum mengetahui sejauh apa proses diskusi yang tengah berlangsung terkait dengan merger tersebut.
Baca Juga
Merger EXCL dan FREN Terbuka Lebar, Analis Ini Ungkap Tiga Keuntungannya
Dia menjelaskan, pembicaraan merger merupakan ranah pemegang saham, dalam hal ini Grup Sinarmas dan Grup Axiata. Merger merupakan langkah yang positif bagi FREN.
Dia berharap merger tersebut dapat terjadi dengan baik. "Kami tentu mengharapkan ada solusi yang lebih baik dengan merger. Merger menjadi solusi yang baik bagi kinerja kami," ucap Merza.

