Target Saham BRI (BBRI) Direvisi Naik ke Rp 7.200, Begini Analisanya
JAKARTA, investortrust.id – Sinarmas Sekuritas merevisi naik target harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dair Rp 7.000 menjadi Rp 7.200 dengan rekomendasi beli. Revisi naik tersebut menggambarkan kuatnya pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun lalu.
“Dalam dua pekan terakhir penguatan harga saham BBRI telah mencapai 4%, namun demikian kami menilai bahwa penguatan tersebut belum mencapai puncak, karena PB belum melewati +1 sd, bandingkan dengan histrosinya 2,8 kali dan target baru kami mencapai 3,2 kali,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Analis Sinarmas Sekuritas Isfhan Helmy dan Arief Machrus mengatakan, penguatan target harga saahm BBRI juga menggambarkan realisasi laba bersih perseroan melampaui perkiraan dari Rp 59 triliun menjadi Rp 60,4 triliun tahun 2023. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan kredit yang pesat, penuruna biaya kredit, dan berjalannya efisiesi.
Pertumbuhan tersebut juga didukung kuatnya peningkatan pendapatan bunga bersih mencapai 8,5%, pendapatan non operasional meningkat 16,6%, dan loan loss recovery melesat 35%.
Dengan lompatan laba tersebut, Analis Sinarmas Sekuritas Isfhan Helmy dan Arief Machrus mengatakan, perseroan membuktikan minimnya dampak kenaikan suku bunga perbankan terhadap performa perseroan. Kondisi serupa diharapkan berlanjut tahun ini dengan harapan NIM akan tetap kuat.
Baca Juga
Semakin Kuat dan Hebat, BRI (BBRI) Bukukan Laba Bersih Rp 60,4 Triliun
Revisi naik target harga saham perseroan, menurut dia, didukung ekspansi besar-besaran perseroan terhadap penyaluran kredit ke segmen medium. Sedangkan segmen utama perseroan usaha kecil dan mikro tetap tumbuh moderat.
Target tersebut juga menggambarkan keberhasilan perseroan tetap bisa menjaga kualitas aset dengan baik, meskipun agresif menyalurkan kredit ke segmen medium.
Estimasi Kinerja Keuangan BBRI

