BRI Dukung Eksistensi BRIDS pada Segmen Ritel Pasar Modal
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyampaikan komitmen untuk memperkuat eksistensi PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) pada segmen ritel.
‘’BRI sebagai perusahaan induk dari BRIDS senantiasa memberikan dukungan penuh inovasi dan transformasi digital dengan hadirnya BRIGHTS Easy,’’ kata Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, saat menghadiri peluncuran BRIGHTS Easy oleh PT BRI Danareksa Sekuritas, Selasa (24/10/2023).
Handayani menambahkan bahwa sebagai bentuk penguatan sinergi di BRI Group, BRI juga menyediakan akses pembukaan rekening investasi melalui aplikasi mobile banking BRImo.
Baca Juga
Diluncurkan, BEI Optimistis Brights Easy Bantu Wujudkan Masyarakat Mandiri Finansial
“Kami berharap peluncuran ini turut menjadi penopang bisnis BRI Danareksa Sekuritas, untuk berkontribusi dalam tercapainya visi BRI untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion,” tegas Handayani.
Sebagai catatan, BRIGHTS Easy merupakan sebuah mode di dalam aplikasi BRIGHTS yang ditujukan untuk investor pemula dengan tampilan yang lebih simple, fresh dan mudah digunakan untuk bertransaksi saham, obligasi dan reksa dana, hanya dari satu aplikasi.
Baca Juga
Sunarso: Sinergi BRI, PNM, dan Pegadaian, Terobosan Pemberdayaan Pelaku Usaha Ultra Mikro dan Mikro
Peluncuran BRIGHTS Easy, bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman edukasi dan literasi keuangan pasar modal untuk ekosistem BRI Group antara PT Bursa Efek Indonesia (BEI), BRI dan BRIDS.
Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas, Laksono Widodo, menjelaskan, BRIGHTS Easy ditujukan untuk memberikan kemudahan dalam berinvestasi, khususnya kepada investor pemula yang juga terdiri dari kalangan milenial dan gen z, agar dapat berinvestasi secara cerdas dan tanpa batas.
“Kami berharap diluncurkannya aplikasi BRIGHTS Easy ini dapat berkontribusi signifikan terhadap kinerja online brokerage Perusahaan ke depannya, baik kepada pertumbuhan akuisisi nasabah maupun peningkatan jumlah transaksi,” pungkas Laksono.

