BSI Gandeng BRIDS Perkuat Bisnis di Pasar Modal Syariah
JAKARTA, Investortrust.id – Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) guna memperkuat bisnis capital market syariah BSI.
Direktur Investment Banking Capital Market BRIDS, Kevin Praharyawan mengungkapkan, melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, BRIDS ke depan akan menjadi salah satu perusahaan sekuritas yang mendukung BSI dalam menjalankan berbagai bisnis perusahaan di pasar modal syariah.
“Kami berharap kerja sama ini tentunya dapat membuahkan hasil yang memuaskan, di mana BRIDS berkontribusi memberikan dampak positif kepada bisnis BSI, terutama di bidang capital market syariah yang saat ini sedang berkembang dengan sangat pesat,” kata Kevin dalam keterangan resminya, ditulis Senin (18/12/2023).
Baca Juga
Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking BSI, Moh. Adib mengatakan, untuk memperkuat sinergi dengan investor dan klien dalam mendorong pertumbuhan ekosistem pasar modal syariah di Indonesia, BSI juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan beberapa mitra, salah satunya adalah PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam rangka penguatan bisnis capital market.
“PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencatat total asset under custody (AUC) hampir mencapai Rp 83 triliun per November 2023 atau meningkat 75 kali sejak mulai beroperasi,” ujarnya.
Selain itu, BSI juga telah mengadministrasikan penerbitan sukuk senilai total Rp 4,1 triliun. Hal ini sebagai bentuk nyata komitmen BSI untuk memperdalam dan memperkuat pasar modal syariah di Indonesia.
Baca Juga
Jalankan ESG, Bank Syariah Indonesia (BRIS) Salurkan Pembiayaan kepada 5 Sektor Ini
Lebih lanjut, Adib menyampaikan, BSI senantiasa berkomitmen untuk terus meramaikan industri pasar modal syariah melalui penyediaan berbagai instrumen baik di pasar primer maupun sekunder seperti reksa dana, sukuk, dan lain sebagainya.
Hal ini terlihat dari volume transaksi sukuk per November 2023, di mana BSI berhasil mencatatkan volume transaksi sukuk dengan nasabah sebesar Rp 10,6 triliun atau meningkat 221,2% (year on year/yoy).
Adapun, dari sisi bisnis treasury, transaksi forex pada bulan November 2023 mencapai US$ 2,01 miliar atau meningkat 7,98% (yoy), sedangkan transaksi sukuk dengan nasabah sampai dengan bulan November 2023 mencapai Rp10,58 triliun atau meningkat 221,21%. Jumlah nasabah yang dilayani juga meningkat pesat mencapai 313 NoA per November 2023 atau meningkat 108,67%. (CR-2)

