IHSG Sesi I Kembali Naik, BREN dan STRK Lagi-lagi Pencetak ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (13/10/2023), ditutup menguat 10,65 poin (0,15%) menjadi 6.945,80. IHSG bergerak dalam rentang 6.933,40-6.945,80 dengan nilai transaksi Rp 3,92 triliun.
Baca Juga
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 4,78%, sektor industry 0,34%, sektor konsumer non primer 0,29%, sektor energi 0,25%, dan sektor material dasar 0,02%.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah sektor berikut, yaitu saham sektor teknologi 1,39%, sektor property 1,04%, sektor keuangan 0,49%, dan sektor konsumer primer 0,55%,
Di tengah penguatan IHSG, kedua saham pendatang baru ini kembali torehkan penguatna harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) naik Rp 470 (24,87%) menjadi Rp 2.360 dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 60 (24,59%) menjadi Rp 304.
Baca Juga
Saham BREN dan STRK Kejar-kejaran ARA, Siapa Yang Paling Cuan?
Penguatan juga melanda saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) sebanyak Rp 38 (27,74%) menjadi Rp 175, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) naik Rp 11 (22%) menjadi Rp 61, dan PT Royal Prima Tbk (PRIM) menguat Rp 15 (16,67%) menjadi Rp 105.
Sedangkan lima saham ini torehkan penurunan paling dalam sepanjang hari ini, yaitu saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), dan PT MNC Energy Investments Tbk (IATA).

