Hingga September 2023, Laba Medikaloka (HEAL) Melesat 42%
JAKARTA, Investortrust.id – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mencatatkan lompatan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemiliken entitas induk 42,08% dari Rp 245,52 miliar menjadi Rp 348,84 miliar.
Manajemen Medikaloka melalui publikasi laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/10/2023), menyebutkan pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan bersih perseroan dari Rp 3,64 triliun menjadi Rp 4,22 triliun.
Baca Juga
Prospek Saham Gudang Garam (GGRM) Menguat Didukung Dua Faktor Ini
Perseroan juga mencatatkan peningkatan laba usaha dari Rp 487,25 miliar hingga September 2022 menjadi Rp 639,34 miliar hingga September 2023. Pertumbuhan tersbut menjadikan laba bersih periode berjalan meningkat dari Rp 315,07 miliar menjadi Rp 441,50 miliar.
Sebelumnya, direktur Medikaloka Hermina Aristo Setiawidjaja lagi-lagi menambah saham di perusahaan yang dipimpinnya. Dirinya menambah sebanyak 1,18 juta saham dengan nilai transaksi lebih dari Rp 1,53 miliar.
Pembelian saham tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang 3-13 Oktober 2023. Sedangkan harga pelaksanaan bervariasi mulai dari level Rp 1,284-1.329.
Baca Juga
IHSG Dibuka Bergerak Stagnan, Saham CITY hingga BREN Melesat
Direktur Medikaloka Yulisar Khiat mengatakan, pembelian tersebut menjadikan kepemilikan saham oleh Aristo bertambah dari 47,95 juta (0,32%) saham menjadi 49,13 juta saham (0,33%).
Berdasarkan data, pengendali saham HEAL terdiri atas lima pihak, yaitu Binsar Parasian sebanyak 5,8%, Yulisar Khiat mencapai 11,71%, Soepardiman sebanyak 5,05%, dan Lydia Immanuel mencapai 5,71% saham.

