Ditopang Dua Sentimen Ini, Saham Bank Jago (ARTO) Melesat Nyaris ARA
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup melesat mendekati level auto reject Atas (ARA) pada penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (23/11/2023). Penutupan tersebut menjadi level tertinggi saham ARTO sejak 2 Agustus 2023.
Penguatan harga saham bank digital terbesar di Tanah Air ini didukung katalis positif rumor masuknya TikTok ke Indonesia lewat Tokopedia, segmen e-commerce milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Baca Juga
Didukung Kabar TikTok Kolaborasi dengan Tokopedia, Saham GOTO Melesat
Hingga penutupan perdagangan saham sesi I di BEI, saham ARTO melambung sebanyak 21,4% menjadi Rp 2.780. Bank Jago berhasil menjadi saham top gainer bank digital sesi I, mengungguli apresiasi saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) sebesar 16,1% dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) meningkat 12,8%.
Harga saham Bank Jago sepanjang sesi I bergerak di zona hijau dengan pembukaan Rp 2.290. Pada perdagangan intraday, harga saham ARTO bergerak dalam rentang Rp 2.310-2.850. Nilai transaksinya juga melesat menjadi Rp 209 miliar hingga sesi I berakhir.
Penguatan saham ARTO bersamaan dengan reli saham GOTO hingga akhirnya ditutup naik nyaris 6% pada penutupan sesi I. Penguatan tersebut sejalan dengan kencangnya rumor TikTok akan berinvestasi melalui Tokopedia.
Baca Juga
Saham Bank Jago (ARTO) Terbang Usai Masuk MSCI, Target Harga Terlampaui
Kabar menyebutkan bahwa kedua pihak tengah intens berdikusi untuk membentuk usaha patungan dengan target penyelesaian dalam beberapa pekan ke depan. “Jika benar ada deal dan terjadi, maka ini akan positif untuk ekosistem GOTO yang di dalamnya termasuk Bank Jago” kata Raditya Krisna Pradana dari Kanaka Hita Solvera.
Dia menyebut bahwa bank digital punya peranan penting untuk membangun ekosistem konsumen yang solid, karena menawarkan produk keuangan untuk para pelanggan dalam melakukan transaksi.
“Perlu diingat GOTO dan Bank Jago punya partnership dalam bentuk produk lending lewat GoPayLater Cicil yang ada di platform Tokopedia, model bisnis lending juga tumbuh signifikan sejauh ini. Bagaimanapun juga peran bank digital sangat krusial dalam model bisnis digital terutama sebagai enablernya” pungkas Radit.
Baca Juga
IHSG Akhirnya Parkir di Level 7.000, Saham DCII, EDGE, dan BREN Melesat
Selain rumor tersebut, penguatan saham ARTO didukung katalis inklusi saham Bank Jago dalam indeks MSCI Small Cap Indonesia. Sejak pengumuman inklusi pada 14 November, harga saham Bank Jago telah melesat 36%.
Radit menambahkan bahwa nilai transaksi saham Bank Jago hari ini merupakan yang terbesar sejak April 2023 yang menunjukkan optimisme buyer sudah kembali ke saham bank digital tersebut dan harga saham berpotensi menguji level resisten terdekat di Rp 3.650.

