Indonesia Paradise (INPP) Siapkan Capex Terbesar Sepanjang Sejarah Perseroan
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesia Paradise Properti Tbk (INPP) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2024 sebesar Rp 1 triliun yang merupakan capex terbesar dalam sejarah perseroan.
“Sebelum 2023, average capex Paradise setiap tahun rata-rata Rp 300-an miliar. Pada 2023 sudah mencapai Rp 500-an miliar dan pada 2004 sudah Rp 1 triliun, atau tiga kali capex tahun-tahun sebelumnya,” kata Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo pada acara Paparan Bisnis 2024 Paradise Indonesia di Jakarta, Senin (29/01/2024).
Baca Juga
Indonesian Paradise Property (INPP) Optimistis Pendapatan Naik 20%
Menurut Anthony Prabowo, capex sebesar itu bisa menjadi fondasi yang kuat untuk menopang kinerja perseroan dalam 3-4 tahun mendatang. Belanja modal Rp 1 triliun akan dianggarkan untuk melanjutkan pembangunan mal 23 Semarang, pembangunan extension mal Pascal di Bandung, pembangunan Antasari Place, dan pembangunan CBD di Balikpapan.
Direktur & Chief Financial Officer (CFO) Paradise Indonesia, Surina menambahkan, proyek-proyek tersebut sudah diinisiasi sejak 2023. “Melihat banyaknya demand dari beberapa tenant, hal itu mendorong Paradise Indonesia untuk membangun dan menyediakan bangunan baru,” ujar dia.
Anthony Prabowo Susilo mengungkapkan, Pascal Bandung akan dibangun menjadi tiga lantai untuk mengakomodasi banyaknya tenant yang telah masuk daftar tunggu (waiting list) usai pandemi. Sedangkan 23 Semarang sedang dalam masa peletakan batu pertama Pembangunan proyek (groundbreaking). “Adapun pembangunan Antasari direncanakan dapat diserahterimakan pada Desember 2024,” tutur dia.
Anthony menjelaskan, pembangunan CBD di Balikpapan di atas lahan seluas 8 ha menganggarkan dana Rp 350 miliar. Pembangunannya akan dilakukan dalam dua tahap.
Baca Juga
Gandeng Indonesia Paradise, ITDC Bangun Lapangan Padel Tenis di Mandalika dan Nusa Dua
“Nah, sejalan dengan pembangunan-pembangunan yang sudah kami lakukan sejak 2023 dan 2-3 tahun yang lalu, sebenarnya ada juga yang akan kami launch tahun ini. Misalnya Hyatt Place yang akan opening pada Februari 2024,” papar dia.
Surina menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20-30% pada 2024, dengan target pendapatan berlanjut (recurring revenue) sebesar 85% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan bisnis tersebut ditopang peningkatan porsi hospitality sebesar 43% dan sektor komersial 41% terhadap total peningkatan pendapatan. “Kami targetkan porsi property sales tumbuh di kisaran 20-30% porsinya,” ucap dia.

