Gelar RUPS Mei, Bagaimana Perkiraan Dividen Semen Indonesia (SMGR)?
JAKARTA, investortrust.id – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 3 Mei tahun ini. Satu dari beberapa agenda adalah putusan pembagian dividen saham.
Tahun lalu, Semen Indonesia mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 2,17 triliun tahun 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 2,36 triliun. Padahal, pendapatan perseroan naik dari Rp 36,37 triliun menjadi Rp 38,65 triliun pada 2023.
Baca Juga
Penurunan laba tersebut dipicu atas lompatan beban pokok pendapatan dari Rp 25,70 triliun menjadi Rp 28,47 triliun pada 2023. Sedangkan beban keuangan perseroan turun dari Rp 1,42 triliun menjadi Rp 1,39 triliun.
Lalu, bagaimana prediksi dividen tahun buku 2023? Berdasarkan historis pembagian dividen dalam lima tahun terakhir, Semen Indonesia (SMGR) konsisten membagikan dividen, meskipun raihan laba bersih berfluktuasi, hanya saja rasio dividen bervariasi. Yang jelas total dividen yang dibagikan selalu berada di atas Rp 1 triliun, kecuali tahun buku 2019.
Rasio dividen perseroan juga tergolong tinggi dalam rentang 10-70% dalam lima tahun terakhir. Bahkan, rasio dividen tahun lalu mencapai 70% atau rasio tertinggi dalam lima tahun terakhir. Alhasil dividen per saham (DPS) tahun buku 2022 senilai Rp 244,38 per saham atau terbesar dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga
Sekuritas Ini Pertahankan Beli Saham Semen Indonesia (SMGR), Berikut Hitungannya
Berikut rincian dividen SMGR dalam lima tahun terakhir. Tahun buku 2022 SMGR membagikan dividen sebesar Rp 1,65 triliun atau setara 70% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2022 mencapai Rp 2,36 triliun. Nilai dividen tahun buku 2022 setara dengan Rp 244,38 per saham.
Sedangkan tahun buku 2021, perseroan membagikan dividen senilai Rp 1,02 triliun atau setara dengan Rp 172,64 per saham. Angka tersebut menunjukkan rasio 50,66% dari pencapaian laba bersih tahun 2021 dengan total Rp 2,02 triliun.
Begitu juga dengan dividen SMGR tahun buku 2020 mencapai Rp 1,12 triliun atau setara dengan rasio dividen 40% dari perolehan laba bersih perseroan yang mencapai Rp 2,79 triliun. Dividen yang dibagikan ini setara dengan Rp 188,8 per saham.
Baca Juga
Adapun rasio dividen tahun buku 2019 tergolong yang paling kecil hanya Rp 239,21 miliar atau setara dengan rasio dividen 10% dari perolehan laba bersih dengan total Rp 2,39 triliun. Nilai dividennya merefleksikan Rp 40,33 per saham.
Sedangkan dividen tahun buku 2018 mencapai Rp 1,23 triliun atau setara dengan 40% dari perolehan laba bersih tahun buku 2018 dengan total Rp 3,08 triliun. Nilai dividen per saham tahun buku 2018 mencapai Rp 207,64.

