Dua Bulan Listing, PTPS Tabur Dividen Interim Tunai Rp 2,6 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Pulau Subur Tbk (PTPS), emiten perkebunan kelapa sawit yang baru listing pada Oktober 2023, akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp 2,6 miliar atau Rp 1,2 per saham.
Direktur PT Pulau Subur Tbk, Budiman Ong mengatakan, pembagian dividen interim diputuskan oleh Dewan Direksi Perseroan pada 7 Desember 2023, dan telah disetujui Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal yang sama.
Data Keuangan per 30 September 2023 mendasari pembagian dividen interim tunai tersebut.
Baca Juga
Sebagai catatan, sepanjang Januari – September berhasil membukukan laba bersih Rp 21,82 miliar, kemudian posisi saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebagai dasar pembagian dividen tercatat Rp 30,04 miliar.
Adapun investor yang berhak atas dividen tunai PTPS merupakan pemegang saham yang namanya tercatat paling lambat pada 19 Desember 2023.
Jadwal pembagian dividen interim Perseroan yaitu, tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 15 Desember 2023, kemudian tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 18 Desember 2023.
Baca Juga
Pacu Penjualan, Pulau Subur (PTPS) Bangun Pabrik CPO Awal 2024
Tanggal cum dividen di pasar tunai 19 Desember 2023, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai 19 Desember 2023 dan tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai atau recording date 20 Desember 2023 pukul 16.00. Sedangkan tanggal pembayaran dividen akan dilakukan pada 29 Desember 2023.
“Dividen Interim akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (Recording Date) pada tanggal 20 Desember 2023 sampai dengan pukul 16.00 WIB dan/atau Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan tanggal 15 Desember 2023,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, PTPS mencatatkan saham perdana pada tanggal 9 Oktober 2023. Pada pelaksanaan IPO ini, PTPS melepas sebanyak 450 juta lembar atau setara dengan 20,76% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Dengan harga perdana Rp 198 per saham, PTPS berhasil meraup dana segar Rp 89,10 miliar dari hajatan IPO tersebut.

