IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Ini Saham Jagoan BRI Danareksa
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bertahan di atas level 6.900 setelah menguat 30,57 poin Rabu (26/7) kemaren, dan ditutup pada posisi 6.948,28 poin. Sesuai pantauan BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG tersebut membentuk bullish candle. Meski demikian, terdapat gap di level 6,900. Dengan demikian, IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat terbatas hari ini, Kamis (27/7/2023).
Sesuai catatan Morning Alert dari BRI Danareksa pagi ini, ada 6 saham yang patut menjadi perhatian investor, yaitu DOID, UNTR, EXCL, SMRA, SMGR dan TBIG.
DOID: Buy
Saham DOID direkomendasikan Buy dengan kisaran Rp 394 – Rp 412. Sesuai pengalamatan BRIDS, volume transaksi saham ini stabil menurun dibawah rata-rata. Sementara itu, indikator MACD negatif menguat, indikator EMA bullish, dan indikator Stochastic RSI netral melemah.
UNTR: Buy
Saham perusahaan alat berat UNTR juga direkomendasikan Buy dengan rentang Rp 25.100 – Rp 27.225 per saham. Menurut BRIDS, volume transaksi saham ini cenderung meningkat diatas rata-rata. Peningkatan ditopang indikator MACD positif menguat, indikator EMA bullish crossover, indikator Stochastic RSI menguat menuju overbought
EXCL: Buy
Saham perusahaan telekomunikasi EXCL direkomendasikan Buy pada rentang Rp 1.980 – Rp 2.150. Volume transaksi EXCL meningkat diatas rata-rata, dengan dukungan indikator MACD positif menguat, indikator EMA bullish, indikator Stochastic RSI netral menguat
SMRA: Sell
Sebaliknya, untuk saham SMRA, Danareksa merekomendasikan Sell dengan rentang pergerakan Rp 645 – Rp 700 per saham. Sesuai pengamatan BRIDS, volume transaksi saham ini meningkat diatas rata-rata, dengan indikator MACD negatif menguat, Indikator Stochastic RSI netral melemah menuju oversold, dan indikator EMA crossover bearish.
SMGR: Sell
Saham emiten semen, SMGR juga direkomendasikan Sell pada rentang Rp 6.625 – Rp 7,150 per saham. Volume transaksi ini cenderung menurun dibawah rata-rata, dengan indikator MACD positif melemah, indikator Stochastic netral melemah, dan indikator EMA bullish trend
TBIG: Sell
Terakhir saham TBIG pun direkomendasikan Sell pada rentang Rp 1.915 – Rp 2.070 per saham. Volume transaksi saham ini meningkat diatas rata-rata, namun indikator MACD positif melemah dibawah zero line, indikator Stochastic RSI overbought melemah, dan Indikator EMA bearish.
