BRI Danareksa: IHSG Berpotensi Menguat dan Tetapkan Pilihan Saham ISAT dan MDKA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/5/2024), berpotensi lanjutkan penguatan menuju resisten 7.374. Meski demikian potensi penurunan selanjutnya tetap diwaspadai.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa secara teknikal indeks mulai menguat setelah terkoreksi dalam beberapa hari. IHSG membuka peluang menuju resisten. Sedangkan support 7.169 menjadi level yang perlu diwaspadai.
Baca Juga
Tercepat, BEI Buka Kembali Perdagangan Saham Barito Renewables (BREN) Besok
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham ISAT dipertahankan beli dengan target harga Rp 12.000-13.900 dan MDKA dengan target harga Rp 3.050-3.200. Sebaliknya saham ABMM dan DRMA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 77,21 poin (1,08%) menjadi 7.253,63 didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,64%, sektor energi 1,67%, sektor infrastruktur 1,38%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor consumer non primer 0,56%.
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury AS 10-tahun Melonjak di Atas 4,5% Jelang Rilis Inflasi
Sebaliknya pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 583,76 miliar. Net sell terbanyak melanda sahm PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 391,25 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 270,88 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 79 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 66,45 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 40,08 miliar.
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 77,99 miliar, PT Merdeka Battery Material Tbk (MBMA) Rp 58,06 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 52,44 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 41,39 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 36,64 miliar.
Grafik IHSG

