Investasi Rp 180 Miliar, Cisadane Sawit (CSRA) Operasikan Pabrik Baru
JAKARTA, investortrust.id – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mengoperasikan pabrik pengolahan kelapa sawit ke-2 (PKS 2) berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam, di kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Pabrik dengan investasi Rp 180 miliar ini meliputi area pabrik kelapa sawit, kantor, gudang dan sarana distribusi di satu kawasan. Pembiayaan proyek ini berasal dari pendanaan internal Perusahaan.
Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis Manajemen CSRA, Seman Sendjaja menyebut, sebelum diresmikan, PKS 2 telah menyelesaikan tahap uji coba operasional dan telah beroperasi penuh.
Baca Juga
“PKS 2 adalah pabrik pengolahan kelapa sawit yang melaksanakan suatu proses untuk menghasilkan Minyak Sawit Mentah (CPO) dan Inti Sawit (PK) yang berasal dari Tandan Buah Segar sawit (TBS). Proses tersebut meliputi proses merebus, menyaring, menekan, memisahkan, mengeringkan dan penyimpanan,” paparnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (30/10/2023).
Dikatakan, berdasarkan skala dan kapabilitas nya, beroperasinya PKS 2 akan mendorong dan mempercepat pertumbuhan bisnis sesuai rencana strategis Perusahaan serta sejalan dengan kriteria yang ditetapkan dalam Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).
Dalam kriteria ISPO di jelaskan bahwa Perusahaan kelapa sawit meliputi kegiatan penanaman, produksi, pemerosesan dan perdagangan kelapa sawit. ISPO merupakan satu-satu nya standar keberlanjutan industri kelapa sawit yang ada di Indonesia, yang harus dipatuhi oleh para pelaku usaha kelapa sawit agar sesuai dengan standar sosial dan lingkungan yang ketat.
Baca Juga
Pendapatan Naik, Laba Bersih Nusantara Sawit Mas (NSSS) Justru Anjlok 66%
"PKS 2 merupakan bagian dari program pengembangan strategis bisnis berkelanjutan CSRA, dimana hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengaruh CSRA dalam posisinya sebagai perusahaan kelapa sawit TBK di Indonesia serta sesuai visi Perusahaan yaitu menjadi perusahaan agribisnis nasional yang unggul," katanya.
PKS 2 akan menambah kapasitas produksi Perusahaan dari PKS yang sudah dimiliki sebelumnya yang berada di kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara yang dibangun pada tahun 2007.
“Pabrik kelapa sawit memainkan peran penting untuk terus menerus meningkatkan best practice operasional agar memperkuat kinerja. Keberadaan PKS 2 akan memperkokoh fondasi Perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Kami akan terus fokus dalam memaksimalkan produktivitas dan efisiensi biaya untuk memastikan keberlanjutan usaha Perusahaan,” pungkasnya.

