IHSG Kembali Cetak Rekor Tertinggi Tahun Ini, Lima Saham Ini Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/11/2023), ditutup melesat ke level tertinggi baru terhitung sejak 28 Oktober 2022. Hal ini ditopang penguatan IHSG sebanyak 44,65 poin (0,63%) menjadi 7.080,74.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor infrastruktur 5,61%, sektor kesehatan 2,28%, sektor teknologi 1,73%, sektor konsumer non primer 1,55%, dan sektor konsumer primer 0,78%.
Baca Juga
Siap-Siap! BRI (BBRI) Bakal Pecahkan Lagi Rekor Laba Bersih Perbankan Indonesia
Sebaliknya penurunan hanya melanda ketiga sektor saham, seperti saham sektor industry 1,14%, sektor properti 0,82%, dan sektor material dassar 0,43%.
Di tengah lonjakan IHSG, sejumlah saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) yang listing perdana hari ini melesat Rp 35 (35%) menjadi Rp 135, PT Sepatu Bata Tbk (BATA) naik Rp 49 (34,75%) menjadi Rp 190, dan PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik Rp 61 (34,46%) menjadi Rp 238.
Baca Juga
Target Kinerja Harum (HRUM) Dipangkas, Bagaimana dengan Prospek Sahamnya?
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 145 (25%) menjadi Rp 725 dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) melesat Rp 76 (24,84%) menjadi Rp 24,86.
Sebaliknya penurunan dalam melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Trisula International Tbk (TRIS), PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Ateliers Mecaniques D Indonesia Tbk (AMIN), PT Indo Adicatama Tbk (SRSN), dan PT Sekar Laut Tbk (SKLT).

