IHSG Ditutup Rebound 2,37% hingga Lima Saham Ini Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/3/2025), ditutup melesat sebanyak 151 poin (2,37%) menjadi 6.531,40. Pergerakan indeks dalam rentang 6.380-6.570 dengan nilai transaksi Rp 11,32 triliun.
Penguatan terdorong kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 5,94%, sektor material dasar 2,23%, sektor industri 2,86%, sektor keuangan 1,40%, sektor energi 1,04%, sektor infrastruktur 1,26%, dan sektor property 1,11%.
Baca Juga
Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, dan BRIS Melesat 3 Hari Terakhir, Ternyata Ini Target Harganya
Di tengah kenaikan tersebut, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga sampai auto reject atas (ARA), seperti saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melesat 34,48% menjadi Rp 195, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) naik 34,04% menjadi Rp 252, PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 25% menjadi Rp 340, PT Indointernet Tbk (EDGE) menguat 24,71% menjadi Rp 5.450, dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,85% menjadi Rp 422.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham lainnya, yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Link Net Tbk (LINK), dan PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY).
Baca Juga
Waskita (WSKT) Divestasi 4 Entitas Bernilai Rp 5 Triliun Tahun Ini, Cek Daftarnya!
IHSG kemarin ditutup berbalik terkoreksi tajam sebanyak 139,26 poin (2,14%) menjadi 6.380,40 dengan pembelianbersih (net buy) saham oleh investor asing bernilai Rp 593,64 miliar di seluruh pasar. Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 175,95 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 161,39 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti saham sektor energi 4,65%, sektor material dasar 4,87%, sektor consumer primer 3,88%, sektor teknologi 2,54%, sektor infrastruktur 1,95%, dan sektor industry 1,32%.

