Kembali Cetak Rekor, Saham Amman Mineral (AMMN) Torehkan Cuan 259,88%
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) kembali menguat hingga mencapai level tertinggi baru sepanjang masa pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/10/2023).
Lompatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham AMMN melesat menjadi Rp 438,68 triliun atau memperkuat posisinya diurutan untuk emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI.
Baca Juga
HERO Suntik Modal Anak Usaha dari Pinjaman Bank Rp 400 Miliar
Hari ini, saham AMMN naik Rp 175 (2,95%) menjadi Rp 6.100. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 5.600 hingga Rp 6.100. Dengan penguatan tersebut, harga saham AMMN telah melesat 259,88% dari harga IPO Rp 1.695 per saham pada 7 Juli menjadi Rp 6.100 pada 2 Oktober 2023.
Amman Mineral dalam prospektus IPO saham yang diterbitkan beberapa bulan lalu menyebutkan bahwa perseroan mengembangkan dan membangun tambang Batu Hijau yang memproduksi konsentrat tembaga juga mengandung emas dan perak sejak tahun 2000.
Baca Juga
Top! Saham Nusantara Infrastructure (META) Terbang 150% dalam Sebulan
Tahun 2016, perseroan mengakuissi 82,2% saham PT Newmont dengan pembayaran tunai US$ 1,47 miliar dan pembayaran kontinjensi US$ 658,39 juta, sehingga nama perseroan berumbah menjadi AMNT.
Perseroan menyebutkan bahwa penambangan bijih fase 8 akan dimulai pada 2025-2030 yang diharapkan berdampak positif terhadap lonjakan produksi tambang perseoran. Grup juga telah mengoptimalkan operasi penambangan, meningkatkan pr oduktivitas, menurunkan biaya, dan meningkatkan pemulihan logam dibandingkan dengan operasi tambang Batu Hijau di bawah kepemilikan sebelumnya.
Baca Juga
Amman Mineral menyebutkan bahwa AMNT memiliki cadangan bijih yang signifikan di tambang Batu Hijau meliputi tembaga, emas, dan perak yang terkandung dalam bijih yang belum ditambang dari tambang Batu Hijau, serta tembaga, emas, dan perak yang terkandung dalam stockpiles yang telah ditambang.
Selain tambang Batu Hijau, Grup telah mengidentifikasi beberapa prospek tembaga dan emas lainnya di dalam wilayah IUPK AMNT, termasuk Cebakan Elang, yang terletak sekitar 60 km sebelah timur tambang Batu Hijau dan 12 km ke arah utara dari garis pantai selatan Pulau Sumbawa.

