Jadi Pilihan Utama, Saham Mayora (MYOR) Direvisi Naik Dua Sekuritas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Kedua sekuritas ini merevisi naik target harga saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), seiring dengan lompatan kinerja keuangan hingga September 2023. Bahkan, saham MYOR ditetapkan sebagai pilihan teratas untuk sektor konsumen.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, target harga saham MYOR layak direvisi naik setelah melihat performa keuangan yang kuat sampai September 2023 dan potensi berlanjutnya pertumbuhan serupa tahun 2024.
Baca Juga
Tumbuh 86%, Mayora (MYOR) Genggam Laba Rp 2,06 Triliun di Kuartal III-2023
“Kami memilih merevisi naik target harga saham MYOR dari Rp 3.300 menjadi Rp 3.500. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 25,3 kali atau di bawah rata-rata dalam lima tahun terkahir 28,6 kali,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.n
BRI Danareksa Sekuritas juga menyebutkan bahwa MYOR merupakan saham menarik didukung outlook laba yang kuat ke depan. Mayora akan menjadi perusahaan yang paling diuntungkan atas peningkatan daya beli masyarakat ke depan dan mendapatkan sentiment positif dari pemilihan presiden tahun depan yang diprediksi berjalan dua kali.
Baca Juga
Transaksi Saham Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan TLKM, TOWR, dan TKIM
Hingga September 2023, perseroan membukukan kenaikan laba inti sebesar 128,3% dari Rp 956 miliar menjadi Rp 2,18 triliun. Pendapatan juga bertumbuh dari Rp 22,23 triliun menjadi Rp 22,89 triliun.
“Raihan laba bersih tersebut sudah merefleksikan 78% dari target kami dan setara dengan 86% dari perkiraan konsensus analis,” terangnya.
Lompatan laba tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target laba inti tahun ini dari Rp 2,66 triliun menjadi Rp 2,81 triliun. Begitu juga dengan perkiraan laba tahun depan direvisi naik dari Rp 2,91 triliun menjadi Rp 3,17 triliun.
Baca Juga
Revisi naik target saham MYOR juga datang dari Kim Eng Sekuritas. Saham MYOR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.700. Saham MYOR menjadi pilihan teratas untuk sektor konsumer dan menjadi saham favorit asing.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan perkiraan peningkatan kapasitas produksi perseroan tahun depan. Saham perseoran juga akan didukung ekspektasi peningkatan permintaan konsumen, seiring dengan peluang kenaikan daya beli.

