Tarik IFC, GOTO Raup Dana Segar US$ 150 Juta
JAKARTA, Investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membidik dana senilai US$ 150 juta melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dan penerbitan surat utang terstruktur oleh anak usahanya GoTo International Finance Ltd.
GOTO akan menggelar private placement sebanyak 17,04 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 90 per saham. Dengan demikian total dana yang diraup dari aksi korporasi ini mencapai US$ 100 juta atau Rp 1,53 triliun. Seluruh saham baru tersebut akan diserap Bhinneka Holdings Ltd.
Baca Juga
Harga IPO Rp 780, Market Cap Barito Renewables (BREN) Langsung Gusur GOTO
Terkait penerbitan surat utang, manajemen GoTo menyebutkan, akan dilaksanakan anak usahanya GoTo International dengan total US$ 50 juta. Surat utang bersifat ekuitas tersebut akan diambil International Finance Corporation dan WAF Investments, entitas Franke & Company. Surat utang ini bisa ditukarkan menjadi saham.
Penggalandangan dana senilai US$ 150 juta tersebut dilakukan dengan sekmar, yaitu IFC berinvestasi senilai US$125 juta kepada Bhinneka dan senilai US$ 25 juta melalui firma investasi privat Franke & Company. Kedua, GOTO akan menerima investasi tersebut melalui private placement dan penerbitan surat utang terstruktur melalui special purpose vehicle (SPV) bernama Bhinneka Holdings Limited.
Baca Juga
Secara bersama, Bhinneka juga akan menerbitkan instrumen efek bersifat utang (equity-linked bond) kepada IFC dan Franke & Company, Inc senilai US$150 juta.
Melalui private placement ini GOTO menerbitkan 17,04 miliar saham seri A baru dengan harga pelaksanaan Rp 90. Sedangkan instrumen efek bersifat utang yang diterbitkan oleh Bhinneka Holdings dapat ditukarkan oleh IFC dengan saham Seri A GOTO pada harga penukaran Rp 135.

