IHSG Sesi I Terkoreksi 20 Poin, Tapi Saham Pelayaran Melesat Dipimpin TMAS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (21/12/2023), ditutup melemah 20,21 poin (0,28%) menjadi 7.199,456. IHSG bergerak dalam rentang 7.179,56-7.229,29 dengan nilai transaksi Rp 4,16 triliun.
Baca Juga
Metrodata (MTDL) Jadi Distributor IBM, Pendapatan Bakal Melejit
Pelemahan sejalan dengan koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor kesehatan melemah 1,59%, sektor energi terpangkas 0,68%, sektor consumer primer 0,68%, sektor teknologi 0,82%, dan sektor keuangan 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi 2,11%, sektor property 0,23%, sektor material dasar 0,17%, dan sektor infrastruktur.
Beberapa saham dengan penguatan paling pesat sesi I, yaitu saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 12 (24%) menjadi Rp 62, PT Temas Tbk (TMAS) naik Rp 21 (13,55%) menjadi Rp 176, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Tbk (BBRM) menguat Rp 7 (10,94%) menjadi Rp 71, dan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) naik Rp 7 (9,86%) menjadi Rp 78.
BEI juga mencatatkan lima dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), dan PT Phapros Tbk (PEHA).
Baca Juga
Ada Diskon 10% buat Pengguna Tol Trans Jawa Tujuan Semarang PP
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 31,82 poin (0,44%) ke level tertinggi baru dalam satu tahun terakhir 7.219,67. Pemodal asing lagi-lagi mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 556,08 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street ditutup anjlok setelah menguat berhari-hari. Penurunan terdalam melanda indeks Nasdaq sebanyak 1,50%, indeks Dow Jones melemah 1,27%, dan indeks S&P500 terkoreksi 1,47%.
