Prospek Nikel 2024, Saham MBMA dan NCKL Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan performa keuangan dan saham emiten nikel diperkirakan lanjutkan pertumbuhan ke depan. Pertumbuhan paling pesat akan dicatatkan emiten yang berhasil mencetak peningkatan volume penjualan dan efisiensi operasional.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk menempatkan aham MBMA dan NCKL sebagai pilihan teratas di sektor ini. Kedua emiten ini menunjukkan tren peningkatan volume penjualan NPI pesat dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Juga
Targe Harga Saham Harita Nickel (NCKL) Menggiurkan, Simak Analis Ini
Analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan mengatakan, harga NPI diperkirakan tetap stabil dengan perkiraan US$ 14 ribu per ton tahun depan. Harga tersebut didukung pemangkasan produksi dari sejumlah produsen untuk menjaga harga tetap menguntungkan.
Didukung harga NPI relatif stabil bersamaan dengan penurunan biaya, dia mengatakan, performa emiten produsen NPI cenderung menguat. Pertumbuhan juga akan didukung peningkatan volume penjualan bersamaan dengan penurunan biaya operasional.
Baca Juga
Provident Investama (PALM) Borong Rp 3,69 Triliun saham MBMA, Nilainya di Bawah Harga IPO
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan overweight saham sektor nikel. Saham emiten NPI dengan pertumbuhan volume pesat menjadi yang paling diuntungan, seperti NCKL dan MBMA.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham NCKL dengan target harga Rp 1.400 dan saham MBMA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 960. Sedangkan saham ANTM diuntungkan atas pasokan bijih nikel yang rendah.
Prospek Saham Emiten Nikel
Sumber: BRI Danareksa Sekuritas

