Tiga Sektor Ini Masih Underperform, Bisa Balik Arah saat Suku Bunga Turun
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Riset PT BCA Sekuritas Christopher Andre Benas mengatakan, saham tiga sektor seperti jalan tol, infrastuktur, dan properti masih tergolong underperform (kinerja sahamnya lebih rendah dari indeks) di tahun 2023.
Menurutnya, jika suku bunga turun, maka sektor-sektor tersebut berpotensi balik arah menguat di tahun 2024.
"Tapi kalau kita lihat kinerja di bulan Februari 2024, sebenarnya pasar sudah kelihatan cukup outperform (kinerja di atas indeks acuan) terutama untuk sektor jalan tol, seperti saham PT Jasa Marga Tbk, itu kelihatannya sudah rally cukup luar biasa," ujar Andre dalam acara BCA EXpoversary di Tangerang, Sabtu, (2/3/2024).
Baca Juga
Selain saham-saham tadi, Andre melihat saham sektor yang punya sensitivitas dengan pergerakan suku bunga (interest rate related sensitive) seperti telekomunikasi, sebenarnya mulai menunjukan performance yang luar biasa di awal tahun ini.
"Kita lihat seperti PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di awal tahun ini sudah cukup rally. Nah, yang belum rally memang sektor telco infrastructure ya seperti tower," imbuhnya.
Baca Juga
Selain itu, Andre berharap kalangan milenial dan gen Z bisa mulai membeli saham properti, dan geliat properti menurut dia dapat menggerakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"Tapi baik lagi banyak faktor ya, ada faktor rupiah, ada faktor interest rate. Jadi, market kita juga sebenarnya dibilang optimistis sekali, namun pada lain sisi masih banyak tantangannya di tahun 2024," tandasnya. (CR-5)

