Gelontorkan Rp 1,26 Triliun, UNTR Tambah Saham di Pembangkit Listrik Geothermal Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usananya PT Energi Prima Nusantara (EPN) kembali menambah kepemilikan saham di perusahaan pengembang pembangkit listrik geothermal PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) dengan nilai Rp 1,26 triliun.
UNTR melalui EPN sebelumnya telah menjadi pemegang saham SERD setelah mengakuisisi 984.127 saham baru atau setara dengan 49,6% dari total saham PT Supreme Energy Sriwijaya (SES). Sedangkan SES sendiri tercatat sebagai pemegang saham SERD.
Baca Juga
Corsec UNTR Sara K Loebis mengatakan, penambahan saham dilakukan dengan membeli sebanyak 163.138 saham seri B SERD yang dimiliki MeriT Power Holdings BV (MeriT) dan 94.313 saham seri B SERD yang dimiliki Inpex Geothermal Ltd (Inpex).
“EPN telah mendantangan perjanjian jual beli dengan Merit, Axia Power Holdings BV, Tohoku Power Investmenet Compaby BV dan INPEX untuk rencana mengakuisisi saham di SERD senilai US$ 80,69 juta atau Rp 1,26 triliun,” ungkapnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/3/2024).
Dia menambahkan, pembelian ini bertujuan untuk mendukung kelanjutkan diversifikasi usaha perseroan. Langkah ini bagian dari strategi pertumbuhan berkesinambungan di bidang pembangkit tenaga listrik yang menggukankan energi terbarukan, khususnya panas bumi.
Baca Juga
DEN Sebut Target Pemanfataan Panas Bumi sebesar 7.239 MW di 2025
Sebelumnya, United Tractors (UNTR) melalui anak usahanya EPN menggandeng Sumitomo Coporation dan Hitachi Zosen Corporation mendirikan perusahaan patungan pembangkit tenaga Listrik dan treatment pembuangan limbah tidak berbahaya.
Manajemen UNTR menyebutkan bahwa perusahaan patungan yang dinamai PT Jabar Enviromental Solutions akan memiliki kegitan usaha pembangkit listrik. Perseroan ini juga akan menggeluti usaha treatment pembuangan limbah serta sampah tidak berbahaya.
Baca Juga
“Perusahaan patungan tersebut bagian dari upaya perseroan untuk fokus pada segmen nature based solutions, yaitu melalui tindakan-tindakan untuk menjaga, merawat serta berkelanjutan, termasuk isi ESG dan emisi karbon,” tulis Sara K Loebis.
UNTR merupakan perusahaan grup PT Astra International Tbk (ASII) dengan kepemilikan 59,5%. UNTR kini telah memiliki sejumlah segmen bisnis, seperti penjualan alat berat, kontraktor tambang batu bara, produksi batu bara, tambang emas, konstruksi, jalan tol, hingga ekspansi energi panas bumi.

