Garap Panas Bumi Way Ratai, PGEO dan Chevron Bentuk Anak Usaha
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) bersama dengan Chevron New Energies Holdings Indonesia Ltd membentuk perusahaan patungan PT Cahaya Anagata Energy.
Sedangkan kepemilikan 40% saham perusahaan patungan dimiliki PGEO dan sisanya 60% dikantongi Chevron.
Baca Juga
Tambah Kapasitas 600 MW, PGEO Bicara Rencana Penerbitan Obligasi
Cahaya Anagata Energy akan fokus melakukan eksplorasi dan pengembangan wilaya kerja panasbumi (WKP) Way Ratai di Lampung hingga 2028. Sebelumnya, PGEO dan Chevron yang tergabung dalam satu konsorsium yang telah memenangkan lelang WKP Way Ratai oleh pemerintah.
Manajemen perseroan menyebutkan penandatangan akta pendirian perusahaan patungan Cahaya Anagata Energy telah dilaksanakan di Jakarta, Kamis (6/12/2023).
"WKP Way Ratai ini sangat strategis dan salah satu yang terbaik di Indonesia. Apalagi posisi Way Ratai ini juga memiliki peran penting sebagai hub di Sumatra, sehingga bisa menambah nilai dari panas bumi dengan mengembangkan secondary product, khususnya green hydrogen," kata Direktur Utama Pertamina Geothermal (PGEO) Julfi Hadi dalam penjelasan resminya.
Baca Juga
Saham PGEO Dipertahankan Rekomendasi Beli, Potensi Cuan masih Besar
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) Said Reza Pahlevy mengatakan, aksi ini menandai langkah maju yang signifikan dalam upaya mencapai solusi energi berkelanjutan.
"Pendirian PT Cahaya Anagata Energy merupakan bukti komitmen kami dalam membina kolaborasi dan kemitraan dalam industri energi baru dan terbarukan. Melalui usaha patungan ini, kami memanfaatkan pemahaman mendalam PGE mengenai lanskap panas bumi dan juga pengalaman luas Chevron di industri ini untuk menjajaki peluang baru untuk diversifikasi dan transisi energi," tambah Reza.

