IHSG Awal Transaksi Bergerak di Zona Merah, Saham GOTO Bangkit
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/2/2024), bergerkaan melemah tipis mencapai 6 poin (0,09%) menjadi 7.201.
Pelemahan idneks dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi, sektor industry, sektor material dasar, dan sektor transportasi. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Di tengah penurunan tipis indeks, beberapa saham berikut justru cetak lompatan harga, seperti saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) naik Rp 75 (12,50%) menjadi Rp 675, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bangkit Rp 3 (3,41%) menjadi Rp 91, dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) naik Rp 7 (6,80%) menjadi Rp 110.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda tiga saham ini,yaitu saham PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS), PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI), dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).
Kemarin, IHSG berhasil menguat 15,72 poin (0,22%) menjadi 7.207,94. Penguatan tersebut ditopang kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor finansial, sektor infrastruktur, transportasi & logistik, dan sektor properti & real estate.
Baca Juga
IHSG Bisa Naik, BRI Danareksa Sekuritas Rekomdasi Saham ACES, BRPT, dan PGAS
Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,51 triliun. Net buy terbanyak melanda tiga saham bank ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 504,95 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 335,49 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 191,61 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup terjungkal dengan penurunan paling dalam melanda indeks Nasdaq sebanyak 2,23%, indeks S&P500 melemah 1,61%, dan indeks Dow Jones anjlok 0,82%.

