IHSG Awal Transaksi Bergerak di Zona Merah, Saham BKDP, ASMI, dan NICL Melesat
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/10/2023), dibuka stagnan di level 6.846,43, namun menit berikutnya langsung bergerak ke zona merah.
Penurunan indeks di awal perdangan dipicu penurunan hampir seluruh sektor saham, seperti saham teknologi, saham keuangan, saham property, dan lain-lain. Sedangakan satu-satunya sektor saham yang naik adalah infrastruktur 0,45%.
Baca Juga
Meski bergerak di zona merah, ketiga saham berikut berhasil cetak lonjakan harga, seperti saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) naik 24% menjadi Rp 62, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) naik 15% menjadi Rp 77, dan saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) menguat 11% menjadi Rp 262.
Sebaliknya pelemahan melanda ketiga saham berikut, yaitu saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA), PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT).
Baca Juga
Sebelumnya, Mandiri Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini berpotensi lanjutkan pelemahan dengan kisaran pergerakan 6.760-6.900. Peluang tersebut terjadi setelah indeks berhasil breakdown dari support level minor.
IHSG kemarin ditutup sebanyak 81,48 poin (1,18%) menjadi 6.846,43. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,053 triliun.

