Bank Jatim (BJTM) Cetak Laba Bersih Rp 1,47 Triliun Sepanjang 2023
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk(BJTM) mengumumkan perolehan kinerja audited tahun buku 2023 dengan membukukan laba bersih tahun berjalan Rp 1,47 triliun, turun 4,71% year on year (yoy) dari Rp 1,54 triliun pada tahun buku 2022.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Perseroan, Rabu (17/01/2024) disebutkan, perolehan laba bersih didorong oleh pendapatan bunga dan syariah sebesar Rp 7,36 triliun, tumbuh sebesar 6,45% yoy dari pendapatan bunga tahun sebelumnya Rp 6,88 triliun.
Kendati begitu Perseroan mencatat kenaikan beban bunga dan syariah sebesar 15,15% yoy menjadi Rp 2,32 triliun dari Rp 1,96 triliun pada tahun buku 2022.
Alhasil pendapatan bunga bersih yang dicatatkan mencapai Rp 5,04 triliun, naik dibanding Rp 4,92 triliun pada periode yang sama tahun 2022.
Baca Juga
Laba Bank Jatim (BJTM) Turun 9,06% Jadi Rp 1,09 Triliun Kuartal III-2023
Pertumbuhan pendapatan bunga ditopang oleh kenaikan penyaluran kredit yang mencapai Rp 53,39 triliun pada tahun 2023, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 44,88 triliun.
BJTM mencatatkan jumlah pendapatan operasional lainnya sebesar Rp 648,42 miliar pada tahun 2023, naik 21,52% dari setahun sebelumnya sebesar Rp 533,57 miliar.
Kemudian jumlah beban operasional lainnya tercatat naik 9,25% menjadi Rp 3,83 triliun dari yang setahun sebelumnya Rp3,51 triliun. Laba operasional tercatat turun 4,42% menjadi Rp1,85 triliun pada tahun 2023.
Baca Juga
Bank Jatim (BJTM) Sulap Alun-Alun Malang Jadi Pusat Digitalisasi
BJTM mencatat dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 75,85 triliun periode 31 Desember 2023, turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 79,92 triliun.
Dari sisi neraca jumlah aset relatif tetap di angka Rp 103 triliun pada periode 31 Desember 2023 dan tahun 2022. Begitu pula dengan jumlah liabilitas relatif sama antara tahun buku 2022 dan 2023 sebesar Rp 89 triliun.
Adapun jumlah ekuitas mencapai Rp 12,15 triliun pada tahun 2023, meningkat dibanding perioda yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 11,44 triliun.
Berdasarkan pencapaian tersebut, BJTM mencatat laba per saham dasar sebesar Rp 97,91, turun dari Rp 102,75.

