Pertumbuhan Diprediksi Berlanjut, Begini Target Harga Saham M Cash (MCAS)
JAKARTA, investortrust.id – Pertumbuhan kinerja keuangan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) diprediksi mulai pulih pada kuartal terakhir tahun ini. Kondisi ini diharapkan berlanjut sampai tahun 2024.
Ekspektasi membaiknya target tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham MCAS, meski demikian target harga dipangkas menjadi Rp 7.800.
Baca Juga
Perseroan melalui PT NFC Indonesia Tbk(NFCX) telah mendirikan PT Energi Selalu Baru (ESB) yang berfokus pada pengembangan teknologi dan infrastruktur kendaraan listrik, khususnya komponen baterai dan stasiun Sistem Ganti Baterai motor listrik Volta.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan, ESB telah mengamankan dana senilai US$ 35 juta untuk pengembangan teknologi maupun infrastruktur sepeda motor listrik. Dana tersebut didapatkan melalui penjualan sebanyak 20% saham anak usaha tersebut.
“Dengan diperolehnya dana segar tersebut diharapkan ekspansi usaha ESB semakin gencar ke depan, sehingga diharapkan membawa dampak posisif terhadap segmen bisnis kendaraan listrik perseroan,” terangnya.
Baca Juga
Digandeng Mandiri Finance, MCAS Promosikan Motor Listrik Volta Bersubsidi
Selain faktor tersebut, Niko mengatakan, MCAS konsistensi memperluas jaringan dengan memiliki 379.800 poin distribusi untuk seluruh grup. Perseroan juga telah menjangkau jaringan 297 stasiun penggantian bateria kendaraan listrik untuk roda dua. Perluasan jaringan ini diharapkan menjadi kunci pertumbuhan perseroan ke depan.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan sejumlah ekspansi ini diharapkan membuat perseroan meraup laba senilai Rp 28 miliar tahun 2024, dibandingkan perkiraan rugi bersih tahun ini Rp 6 miliar. Perseroan juga diharapkan mencetak kenaikan pendapatan menjadi Rp 14,65 miliar pada 2024, dibandingkan proyeksi tahun 2023 senilai Rp 12,38 miliar.

