Perkuat Dominasi, Pengendali Borong Ratusan Juta Saham Palma Serasih (PSGO)
JAKARTA, investortrust.id – PT Jalinankasih Sesama selaku pengendali PT Palma Serasih Tbk (PSGO) menambah saham dengan memboronya 300 juta saham PSGO dari pasar. Aksi ini berdampak terhadap peningkatan dominasi Jalinankasih di perseroan.
Berdasarkan pengumuman resmi manajeken PSGO, Kamis (14/12/2023) disebutkan bahwa Jalinankasih Sesama membeli sebanyak 300 juta saham PSGO dengan harga pelaksanaan Rp 130 per saham pada 12 Desember 2023. Nilai transaksinya mencapai Rp 39 miliar.
Baca Juga
“Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung,” tulis penguman resmi tersebut.
Aksi tersebut menjadikan total saham PSGO yang dikuasai Jalinankasih Sesama bertambah dari semula 41,379% menjadi 42,971% saham.
Palma Serasih dan anak usaha yaitu PT Anugerah Energitama (AE) sebelumnya telah mendivestasi entitas anak sebesar Rp 574,64 miliar. Dua saham anak usaha yang dilepas adalah PT Agro Bumi Kaltim (ABK) dan PT Nusantara Agro Sentosa (NAS).
Direktur PSGO Astrida Niovita Bachtiar mengatakan, perseroan telah menandatangani Akta Pengambilalihan Saham dengan pihak pembeli pada tanggal 23 November 2023, dengan rincian sebanyak 253.999 lembar saham ABK dan sebanyak 186.999 lembar saham NAS, yang dimiliki Perseroan dialihkan kepada EI.
Nilai transaksi divestasi saham milik PSGO pada ABK yang ditransaksikan sebesar Rp 396,68 miliar atau USS 24,95 juta (kurs JISDOR Rp 15.897). Sedangkan untuk saham milik PSGO pada NAS, Perseroan mendapat dana sebesar Rp 177,97 miliar atau setara dengan US$ 11,19 juta (JISDOR kurs Rp 15.897).
Baca Juga
Palma Serasih (PSGO) Resmi Divestasi Anak Usaha Rp 574,64 Miliar
Pada saat yang sama, anak usaha PSGO bernama PT Anugerah Energitama (AE) juga melepas 1 lembar saham yang dimiliki pada ABK senilai Rp1,56 juta atau setara dengan US$ 98,24 kepada PMM. Sedangkan untuk 1 lembar saham AE yang dijual kepada kepada EI dan senilai Rp 951.655 atau US$ 59,86.
Divestasi tersebut bertujuan untuk menciptakan sinergi area operasional entitas anak yang lebih tersentralisasi. Transaksi ini juga bertujuan memperkuat arus kas dan pemrodalan PSGO dan anak usaha dalam rangka mempercepat rencana investasi dan pengembangan usaha ke depan. “Selain itu nilai perusahaan yang ditransaksikan mendapat harga yang wajar,’’ pungkasnya.

