Indika Energy (INDY) Dirikan Usaha Charging Station Kendaraan Listrik, Segini Modalnya
JAKARTA, investortrust.id – Indika Energy Tbk (INDY) memperkuat ekspansi usaha di bisnis kendaraan listrik dengan mendirikan unit usaha baru di bisnis pengisian kendaraan listrik atau charging station.
Pendirian unit usaha baru dilakukan lewat PT Kalista Nusa Armada (KNA) dan PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI). Keduanya merupakan perusahaan yang 100% sahamnya dikuasai INDY, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Terbitkan MTN Rp 550 Miliar, Berikan Kupon 6,2%
Sekretaris Perusahaan PT Indika Energy Adi Pramono menjelaskan, entitas baru yang didirikan bernama PT Kalista Nayara Dayautama (KND) pada tanggal 21 September 2023.09.25
Adapun struktur modal KND yaitu, KNA menyetor modal Rp59.999.000.000, setara dengan 99,998% saham, sedangkan SMI Rp1.000.000, atau setara dengan 0,002%. Sehingga total modal Rp60 miliar atau 100% saham.
‘’Pendirian KND tersebut telah dinyatakan dalam Akta Pendirian No.37 tertanggal 21 September 2023 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, SH., M.Kn., Notaris di Bekasi dan telah mendapatkan pengesahan sebagai badan hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik melalui Surat Keputusan No.AHU-0071928.AH.01.01.Tahun 2023 tanggal 22 September 2023,’’ ujar Adi dalam keterbukaan informasi yang dilansir Senin, (25/9/2023).
Baca Juga
Indika Energy (INDY) Divestasi Anak Usaha, Nilainya Tembus Rp 3,35 Triliun
Setelah beroperasi, KND akan melakukan kegiatan usaha instalasi penyediaan tenaga listrik, menjalankan usaha penjualan tenaga listrik kepada konsumen akhir, serta melakukan perdagangan besar untuk mesin dan peralatan instalasi penyediaan tenaga listrik.
‘’Penyertaan saham KNA dan SMI dalam KND merupakan kelanjutan langkah Perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha di sektor kendaraan listrik, khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia,’’ pungkas Adi.

