Surat Utang Masih Menarik Jadi Sumber Pendanaan
JAKARTA, Investortrust.id – Surat utang korporasi masih menarik sebagai alternatif pendanaan dibandingkan melakukan pinjaman dana ke perbankan.
“Menerbitkan surat utang dengan tenor 1 tahun ini untuk perusahaan dengan peringkat yang begitu baik, tercermin dari (peringkat) AAA, AA, dan A, sebenarnya bunganya lebih rendah daripada meminjam ke kank untuk modal kerja atau investasi,” kata Kepala Divisi Riset Ekonomi PEFINDO, Suhindarto pada Pefindo Media Forum 2023 melalui Zoom meeting, Senin (11/12/2023).
Suhindarto memaparkan bahwa kupon pada tahun 2023 meningkat seiring dengan lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, sehingga mendorong meningkatnya biaya dana dan berisiko bagi emiten yang ingin menerbitkan surat utang korporasi pada tahun 2023.
Baca Juga
Pefindo Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di 2024 di Kisaran 4,8%-5,2%
Dengan kondisi itu pula, emiten lebih memilih menerbitkan surat utang bertenor 1 tahun, sampai tiba saatnya ketika tingkat suku bunga melandai, dan memberikan kepastian mengenai tingkat kupon yang layak ditawarkan kepada investor jangka panjang.
Dari data yang dikemukakan oleh Pefindo, rata-rata penerbitan surat utang tenor 1 tahun pada November 2023 oleh Perusahaan dengan peringkat AAA naik hingga 5,9% dari tahun sebelumnya yang sebesar 4,0%, Perusahaan peringkat AA naik hingga 6,0% dari 4,6 pada tahun 2022, dan Perusahaan peringkat A naik hingga 7,2% dari 6,7% pada tahun 2022.
Baca Juga
Surat Utang Tenor 1 Tahun Meningkat di 2023, Ini Pendorongnya
Namun, seiring dengan kebijakan pengetatan likuiditas, suku bunga kredit perbankan diperkirakan masih akan mengalami peningkatan. Sebagai catatan, suku bunga kredit pada November 2023 untuk modal kerja adalah sebesar 9,05% dan investasi sebesar 8,82%.
Oleh sebab itu, Suhindarto menyebut bahwa surat utang korporasi dapat menjadi pilihan menarik untuk diversifikasi pendanaan karena biaya yang relatif lebih murah daripada harus mengambil pinjaman ke bank, khususnya untuk emiten dengan kualitas kredit yang lebih tinggi. (CR-4)
