Lagi-lagi Melesat, Market Cap Amman Mineral (AMMN) Dekati Telkom (TLKM)
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berlanjut hingga menembus level Rp 5.200. Penguatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) saham perseroan menjadi sekitar Rp 373,95 triliun.
Raihan tersebut memperkuat posisi perseroan dengan market cap terbesar kelima jauh meninggalkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 282,32 triliun. Bahkan, nilai market cap AMMN kian mendekati PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di posisi empat senilai Rp 375,44 triliun.
Baca Juga
Meski Naik, IHSG Kembali Gagal Ditutup di Level 7.000, Lima Saham Ini Melesat
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/9/2023), saham AMMN ditutup menguat melesat Rp 210 (4,21%) menjadi Rp 5.200. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.980-5.250.
Dengan penutupan level Rp 5.200, maka saham AMMN telah melambung sebanyak 206,78% atau melambung dari harga IPO Rp 1.695 menjadi Rp 5.200 dalam kurun waktu 7 Juli hingga 5 September atau kurang dari dua bulan.
Baca Juga
Berdasarkan data, pemegang saham pengendali yang paling diuntungkan atas penguatan harga saham emiten produsen tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia ini adalah Agoes Projosasmito, eks bankir yang dekat dengan banyak pengusaha, termasuk Anthoni Salim, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Grup Salim.
Ketiganya mengendalikan saham AMMN melalui PT Sumber Gemilang sebanyak 32,44%, PT Medco Energi sebanyak 21,09%, PT AP Investment sebanyak 15,58%, PT Alpha Investasi sebanyak 7,17%, dan PT Pesona Sukses mencapai 6,58%. Sedangkan sisanya mencapai 17,14% dikuasi pemodal publik.

