Net Sell Kembali Landa Bursa, Asing Buang Saham Bank Papan Atas Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,053 triliun, seiring dengan penurunan dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/10/2023), sebanyak 81,48 poin (1,18%) menjadi 6.846,43.
Net sell terbanyak melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,64 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 287,11 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 243,87 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 71,24 miliar, dan PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 66,06 miliar.
Baca Juga
9 Hari Listing, Cuan Saham Barito Renewables (BREN) Sudah Segini
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 37,15 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 36,80 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 33,21 miliar.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) untuk pertama kali dalam beberapa pekan cetak net buy Rp 31,68 miliar dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 29,68 miliar.
Penurunan IHSG kian dalam setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga atau BI7DRR sebanyak 25 bps menjadi 6%. Kenaikan tersebut di luar dugaan analis dan pasar.
Baca Juga
Gara-gara Kenaikan Suku Bunga, Lima Saham Bank Ini Terkoreksi Bersamaan
Sedangkan sektor saham dengan penurunan terdalah adalam saham sektor transportasi 3,04%, sektor material dasar 1,98%, sektor property 1,63%, sektor keuangan 1,57%, dan sektor industry 1,14%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor infrastruktur dan kesehatan.
Koreksi tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas indeks bursa saham regional, seperti indeks Nikke turun 583 poin, Hang Seng melemah 431 poin, dan Strait Times melemah 37,54 poin.
Meski IHSG anjlok, keempat saham ini masih berhasil torehkan lonjakan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) menguat Rp 19 (34,55%) menjadi Rp 74, PT PAM Mineral Tbk (NICL) menguat Rp 60 (34,09%) menjadi Rp 236, dan PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melesat Rp 17 (34%) menjadi Rp 67. ARA juga melanda saham PT Trisula International Tbk (TRIS) dengan penguatan Rp 54 (24,55%) menjadi Rp 274.

