IHSG Sesi I Lagi-lagi Terkoreksi, tapi Lima Saham Berikut Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (27/2/2024), kembali ditutup melemah 16,06 poin (0,22%) menjadi 7.267,76. Pergerakannya berada dalam rentang 7.255,12-7.283,82 dengan nilai transaksi Rp 3,79 triliun.
Pelemahan IHSG dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 0,84%, sektor kesehatan 0,67%, sektor material dasar 0,48%, sektor konsumer non primer 0,42%, dan sektor properti 0,34%.
Baca Juga
Refinance Utang, Surge (WIFI) Cairkan Fasilitas Kredit Rp 208,96 Miliar
Meski IHSG melemah, lima saham berikut justru tetap melesat PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) naik Rp 33 (27,50%) menjadi Rp 153, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) naik Rp 15 (21,13%) menjadi Rp 86, PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) melesat Rp 26 (17,45%) menjadi Rp 171, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menguat Rp 135 (14,52%) menjadi Rp 1.065, dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) menguat Rp 85 (13,39%) menjadi Rp 720.
Sedangkan lima saham berikut catat penurunan paling dalam, yaitu saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), PT Astraindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), dan PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI).
Baca Juga
Naik 1,33%, Utang Indonesia Capai Rp 8.253,9 Triliun per Akhir Januari 2024
Kemarin, IHSG ditutup turun mencapai 11,28 poin (0,15%) menjadi 7.283,82. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 846,17 miliar dengan memborong saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 195,92 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 118,80 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 64,23 miliar.
Pelemahan indeks juga melanda bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones turun 0,16%, indeks Nasdaq melemah 0,13%, dan indeks S&P500 terkoreksi sebanyak 0,38%.

