Indah Kiat (INKP) Naikkan Nilai Emisi Obligasi, Kupon Tertinggi Capai 10,75%
JAKARTA, investortrust.id – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) memutuskan total emisi Obligasi Berkelanjutan IV INKP Tahap III tahun 2023 senilai Rp 1,18 triliun. Sedangkan total emisi Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP tahap II tahun 2023 senilai Rp 395,29 miliar.
Nilai penerbitan tersebut lebih tinggi dibandingkan target semula untuk Obligasi Berkelanjutan IV INKP Tahap III tahun 2023 dari semula Rp 1,09 triliun menjadi Rp 1,18 triliun. Perseroan awalnya menargetkan penerbitan obligasi seri A Rp 16,34 miliar, seri B senilai Rp 672,41 miliar, dan seri C mencapai Rp 409,40 miliar.
Baca Juga
Target Saham Direvisi Naik, Japfa (JPFA) Ditopang Kenaikan Margin Segmen Pakan
Begitu juga dengan total emisi Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP tahap II tahun 2023 lebih tinggi, dibandingkan perkiraan semula. Sukuk seri A naik dari Rp 87,21 miliar
Manajemen perseroan menyebutkan bahwa Obligasi Berkelanjutan IV INKP Tahap III tahun 2023 diterbitkan dalam tiga seri, yaitu seri A senilai Rp 16,89 miliar dengan tingkat kupon 6,75%. Obligasi ini bertenor 370 hari kalender.
Seri B senilai Rp 739,72 miliar dengan tenor tiga tahun. Obligasi tersebut dilepas dengan tingkat kupon 10,25%. Sedangkan seri C dengan nilai Rp 432,25 miliar dilepas dengan kupon mencapai 10,75% dan bertenor lima tahun.
“Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilaksanakan pada 21 Februari 2024. Sedangkan pembayaran bunga terakhir obligasi seri C pada 21 November 2028,” tulisnya dalam penjelasan resminya.
Baca Juga
Trans Power Marine (TPMA) Ekspansi Besar-Besaran, Simak Dampak Positifnya
Begitu juga dengan emisi Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP tahap II dilepas dalam tiga seri. Seri A senilai Rp 87,21 miliar menawarkan indikasi bagi hasil sekitar 6,75% untuk jangka waktu 370 hari.
Seri B bernilai Rp 303,56 miliar menawarkan indikasi bagi hasil mencapai 10,25%. Sukuk ini ditetapkan dengan tenor tiga tahun. Sedangkan sukuk seri C senilai RP 4,52 miliar mengindikasi tingkat bagi hasil sebanyak 10,75% dengan tenor mencapai lima tahun.

