Transaksi Hari Pertama 2024, IHSG Langsung Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa pada penutupan perdagangan hari perdana tahun 2024 atau Selasa (2/1/2024).
Rekor baru tersebut tercapai setelah IHSG melesat 50,79 poin (0,70%) ke level tertinggi baru sepanjang masa 7.323,59. Sedangkan level penutupan tertinggi IHSG sebelumnya berada di level 7.318,02 pada 13 September 2022.
Baca Juga
Anak Usaha Delta Dunia (DOID) Raih Fasilitas Pinjaman US$ 750 Juta
Penguatan idneks didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor transportasi 3,34%, sektor energi naik 2%, sektor material dasar naik 1,89%, sektor industry menguat 1,07%, dan sektor infrastruktur 0,40%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 1,64%, sektor property 0,50%, sektor keuangan turun 0,43%, dan sektor teknologi melemah 0,40%.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) cetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 32 (34,41%) menjadi Rp 125. Penguatan juga melanda saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) Rp 27 (32,53%) menjadi Rp 110.
Baca Juga
APBN 2023 Ditutup, Penerimaan Negara Lampaui Target dan Defisit Ditekan 1,65%
Kenaikan juga melanda saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) dengan penguatan Rp 12 (17,91%) menjadi Rp 79, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) menguat Rp 30 (13,64%) menjadi Rp 250, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat Rp 8 (13,33%) menjadi Rp 68.
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), PT Esta Multi usaha Tbk (ESTA), PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM).
